PLensa Praya
Agrowisata & Perkebunan

Kopi Kintamani Lombok: Dari Kebun Lereng Rinjani ke Cangkir Para Pencinta Kopi Lokal

Menelusuri jejak Kopi Kintamani Lombok yang tumbuh subur di lereng Gunung Rinjani, dari proses panen hingga sajian nikmat di kedai-kedai lokal Praya. Simak tren terbaru 2025–2026!

Kopi Kintamani Lombok: Dari Kebun Lereng Rinjani ke Cangkir Para Pencinta Kopi Lokal

Ringkasan Cepat (Key Facts)

  • Kopi Kintamani Lombok ditanam di ketinggian 800–1.200 mdpl dengan varietas Arabika dominan.
  • Harga biji kopi mentah per kg di 2025 berkisar Rp75.000–Rp120.000 tergantung kualitas.
  • Agrowisata kebun kopi di Desa Sembalun buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WITA dengan tiket Rp25.000/orang.
  • Tren cold brew dan manual brew mendominasi menu kedai kopi lokal di Praya sepanjang 2026.
  • Festival Kopi Lombok Utara 2025 akan menampilkan varian Kintamani Lombok sebagai produk unggulan.

Aroma Kopi yang Lahir dari Tanah Vulkanik

Kabut pagi masih menyelimuti lereng timur Gunung Rinjani ketika Wayan, petani kopi di Dusun Senaru, memulai panen selektif. 'Biji yang merah merata ini ciri khas Kintamani Lombok,' ujarnya sambil memetik ceri kopi yang mengkilap. Tanah vulkanik yang kaya mineral memberi karakteristik unik: acidity sedang dengan aftertaste cokelat dan citrus. Tahun 2025, luas lahan produktif mencapai 1.250 hektar tersebar di Lombok Utara dan Timur, dengan 60% dikelola petani kecil seperti Wayan.

Jejak dari Kebun ke Kedai

Di Pasar Traditional Praya pagi hari, pedagang kopi Sasak menawarkan biji Kintamani Lombok grade A seharga Rp110.000/kg. 'Permintaan naik 40% sejak 2024,' kata Made, pemasok ke kedai-kedai di Lombok Tengah. Proses semi-washed yang diterapkan sejak 2023 menghasilkan clean cup yang disukai barista. Kedai 'Rinjani Brew' di Jalan Pejanggik Praya menjual V60-nya seharga Rp35.000 dengan sentuhan lokal: gula aren dari Sumbawa sebagai pilihan sweetener.

Agrowisata dan Geliat Ekonomi Kreatif

Paket 'From Bean to Cup' di Kebun Kopi Lendang Nangka menarik 500 pengunjung/bulan di 2026. Pengunjung bisa ikut memetik, mengupas ceri kopi tradisional menggunakan lesung, hingga roasting manual. 'Kami tambahkan workshop latte art dengan motif Sasak,' jelas pemandu wisata setempat. Dinas Pariwisata Lombok Tengah mencatat 30% kenaikan kunjungan agrowisata kopi sejak kuartal pertama 2025, didorong oleh pembukaan jalur trekking baru yang melewati perkebunan organik.

Video Terkait

Orang Juga Bertanya

Apa beda Kopi Kintamani Lombok dengan Kintamani Bali?

Meski sama-sama Arabika, Kintamani Lombok memiliki body lebih berat dengan aroma rempah yang khas karena perbedaan ketinggian dan komposisi tanah vulkanik Rinjani.

Di mana bisa beli kopi ini secara online?

Beberapa produsen seperti 'Kopi Rinjani Mandiri' menjual via Shopee/Tokopedia dengan harga Rp85.000–Rp150.000/250gr untuk kemasan roast bean, termasuk ongkir ke seluruh Indonesia.

Ada acara tahunan khusus kopi di Lombok?

Festival Kopi Lombok Utara digelar setiap Oktober sejak 2024, menampilkan cupping session, lomba barista, dan pameran produk turunan seperti sabun biji kopi.

Bagaimana prospek bisnis kopi Kintamani Lombok ke depan?

Analis pasar memprediksi pertumbuhan 15% tahunan hingga 2027, didukung sertifikasi organik dan permintaan ekspor ke Singapura dan Australia yang meningkat.